Jumat, 11 Januari 2013

puisi cinta



 “Patah hati adalah berkah Tuhan.
Itu adalah cara Tuhan menyelamatkanmu dari orang yang salah.”

“Terkadang aku ingin jadi anak kecil lagi,
 lutut yang terluka lebih mudah disembuhkan
daripada hati yang tersakiti.”

 “Kesedihan terbang menjauh dalam sayap-sayap sang waktu.”


“Terkadang jika kita kehilangan seseorang,
   rasanya populasi dunia berkurang.”

“Tuhan berada paling dekat
         dengan mereka
   yang sedang patah hatinya.”

 “Jangan menangis saat mentari pergi,
karena air mata akan menghalangimu melihat bintang-bintang.”

“Aku tak mengerti mengapa mereka menyebutnya patah hati.
  Buatku rasanya setiap bagian dari ragaku patah semua.”

   “Let your tears come. Let them water your soul.”

                                        kata kata indah untuk Cinta

Yang indah bukan berarti harus terbaik, tapi bagaimana merangkai kata kata itu menjadi lebih bermakna saat dibaca maupun diucapkan oleh bibir.


Cinta biasanya akan membuat kata lebih bermakna,
apalagi saat membuatnya untuk pasangan.
Seakan dunia ini hanya terdiri dari dua orang saja.
Mungkin semua frase kata tidak terbentuk dengan indah seperti yang diharapkan,
tapi semua itu tidak berarti. Jika orang lain menilai lebih dari apa yang kita pikirkan.

Menilai lebih indah dari apa yang kita indahkan.
Itulah makna dari setiap kata, tidak terlahir untuk menjadi kalimat.
Tapi selalu ada untuk cinta, dan membuatnya lebih indah saat bersatu padu di dalam kalimat,
paragaph sampai terbuat menjadi puisi.
 Ada hari yang melelahkan saat puisi maupun kata kata yang lain tidak menjadi seindah saat pertama kali dunia ini dibuat. Walau begitu manusia tetap akan mengikutinya. Mengikuti kualitas dan kuantiti dari setiap kata kata itu, sehingga apapun dan apapun yang terjadi dalam perubahannya. Rasanya akan tetap indah, seperti kata yang pertama kali dibuat.

Jika bicara tentang cinta,
maka tidak akan habis untuk dibicarakan,
ada penderitaan ada juga kebahagian.
Yang paling mengerti dari arti cinta itu adalah
seseorang yang sudah merasakan pedihnya cinta.
Sehingga ketika dia menulis atau mengetik,
sebuah puisi akan menjadi lebih bermakna dari seekor burung yang terbang di langit di waktu senja.

Ketika dunia ini berubah,
sebenarnya hanya ada dua yang terjadi,
 yaitu malan dan siang. Tapi tak begitu dengan cinta,
 karena sedemikian keraspun seorang pujangga membuat sebuah puisi.
Mereka tidak akan mempu mendeskribsikan apakah itu cinta atau apakah itu mencintai,
satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah sedikit memberi penghargaan dengan kata kata yang mungkin hanya dapat dimengerti oleh kita sendiri.

Mungkin tidak sekarang puisi akan mampu menggambarkan arti dari cinta,
tapi ada satu puisi yang mungkin pernah mendekati arti dari sebuah keadaan bernama cinta.
Puisi ini begitu terangkai-rangkai dengan berbagai kata kata yang mengagumkan,
 terangkai dari imaginasi seorang  yang berbicara melalui seruling di hatinya.



Aku memang tak sendiri melewati hari2 q…
Dan aq juga tak kesepian mengarungi malam2 q…
Tapi taukah dirimu hati q benar2 sepi tanpa hatimu d sini…
Banyak cinta lain yang datang dan pergi..
Tapi entah mengapa.. dirimu slalu ada dalam hati dan pikiran q..
Hati ini merindukan indah cinta yang pernah qta rasakan..
Tubuh ini membutuhkan dekapan hangat dirimu..
Taukah dirimu tubuh ini bagaikan raga kosong tak bernyawa ketika kau tinggalkan..
Raga yang rapuh dan takkan mungkin kembali bersinar…
Raga yang lemah dan terhempas k dalam jurang kepedihan yang tak berdasar…
Aq masih mencintaimu… masih membutuhkanmu…
Aq benar2 ingin kembali bersamamu…. Seperti hari kemarin…
Dan aq akan slalu menanti dirimu hingga tiba waktu q…
 ======================================================================


Cinta Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini
Cinta Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini
Cinta Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku
Cinta Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini
Kini Cinta Itu T’lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi – Mimpiku
Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T’lah Ku Perbuat
Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku?
Kini Hanya Serpihan Penyesalan Yang Tersisa Dari Sisa Hidupku Yang Singkat Ini
Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku
Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu Dalam Perlindungan Dan Karunia Sang Pencipta
Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T’lah Habis Tak Akan Ada yang Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku
Sampai Nafas Terakhirku Berhembus Hanya Cinta Dan Namanyalah Yang Akan Tetap Menghuni Tahta Terindah Dalam Hatiku Yang Terdalam
==========================================================================


Masih kuingat jelas janjimu
Dan raut wajahmu yang smakin jelas
Aq tak pernah bs melupakan
Indah cinta yg pernah aq rasakan
masih kurasa jelas dekapanmu
dan belaian lembut jari tanganmu
aq tak pernah bisa mengulang
hangat cinta yang pernah aq alami
Mengapa kau tinggalkan diri ini sendiri
Dalam bimbangnya hati yg sepi?
mungkinkah engkau kembali
Memeluk q, mendekap q
Dan lalui romansa indah qta berdua…
seperti waktu yang tlah lalu
========================================================================


senyum mu yg slalu ku ingat
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan
seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari
ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki
ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu
nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu
 ========================================================================


cinta….
entah, apakah kata itu berarti bagiku
akankah aku pernah merasakan keindahannya
kedahsyatannya, dan kelembutannya
rasanya mustahil…
sesuatu yang tak kan pernah terlintas dalam setiap langkah hidupku
namun, ternyata waktu berkata lain
sentuhan kata-katamu mampu menggapai relung jiwaku
untaian kalimatmu mampu membuatku berpaling
sesaat menikmati keindahan rasa itu
aku tak ingin berpaling lagi
selamanya ingin kuberlindung di dalam kehangatan auramu
cinta…
sesuatu yang tak kan pernah kubayangkan
mampu mengusik kesunyianku
 =======================================================================
mentari
menyengat rerumputan
batu kering
api
membakar dada
menengadah
jemari mengusap
kehangatan
dikau memberi
isyarat
melambai gerak
api membakar
meliuk ganas
tanganmu
membasuh api
jemarimu menyapu
muka
aku terpana
“aku pemuja api,”
ujarmu lirih
padang terikpun
terentang
panjang
tak bertepi
 ========================================================================

Meski Denting Tirai Kehidupan Tak Lagi Menyapa
Yakinlah Qu Akan Mengisi Lembaran Hidup Mu
Tak Usah Kau Hiraukan Mereka Yang Tak Mengerti Jalan Cinta Ini
Walau Jarak Tak Pernah Lelah Memisakan Kita
Qu Pastikan Cinta Qu Hanya Milik Mu..

Qu sadar Kahadiran Mu Antara Ada&Tiada
Hanya Lewat Mimpi Qu Bisa Melihat Wajah Mu
Sat Qu Berhayal Qu Mampu Membayangkan Mu
Sampai Kapan Qu Harus Ratapi Semua Ini

Kau Menyuruh Qu Melupakan Mu
Namun Bagai Mana Bisa…
Bila Dalam Desah Nafas Qu Masi Terukir Nama Mu
Di Dalam Hati Qu Terselip Cinta Mu
Apa cinta Ini Akan Membunuh qu…..

Bila Esok Hari Nanti Kau Datang Dalam Wujud Nyata
Akan Qu Benahi Puing-Ping cinta Yg Telah Rapuh
Biar Qu Benahi Serpihan Rindu Yg Tersisa….
 =======================================================================


Melihat tawamu
Mendengar senandungmu
Bergetar hati bersamamu
Cinta, mohon berikan senyum indahmu
serta pandangan mata hangatmu
semua itu membuatku merasa bersyukur
Ingin hidup selamanya
Sebagai pelindungmu
Sudah sangat lama ku mencari kehidupan yg sempat meninggalkan ku
Sebuah kehidupan yang damai juga penuh dengan rasa cinta, sayang hingga ku tak dapat melihat wajah ku sendiri
Kini ku rasakan kehidupan itu ada di depan ku, sangat dekat hingga ku dapat mencium aromanya
Akan tetapi biarpun aromanya sangat menyengat di penciuman ku, belum bisa ku tuk menyentuhnya
Hari demi hari ku berjalan tuk sampai di kehidupan itu, dengan rasa ingin memilikinya ku terus berjalan mencari dan mencari
Akan tetapi kemana pun ku berjalan aroma itu masih tetap di dekatku belum bisa ku tuk menggapainya.
Seakan-akan ku terombang-ambing diantara kehidupan dan kematianku sendiri
========================================================================




Perpisahan ... perpisahan
Karna semua tak mungkin
hatiku tersiksa
Kau pun begitu

Angin apa aja .. titip rinduku untuknya ya
Saat ini kami tak dapat bersama
Karna berbeda cerita

sayangku...
Jaga diri baik-baik,
smoga kau temukan yang terbaik

Dari jauh ku berdoa
Kamu baik- baik saja

senandung rinduku
rintihan kalbuku yang rapuh tanpamu..
tentangmu
================================================================================ 
 
 
Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan
Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata
Dan….
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian
Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang
Aku tenggelam
Perahuku karam
=========================================================================


Penantian Tiada Arti
matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi
ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku
ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi
menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki
telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku
ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu.



Akuilah Cinta Kita tahu
 


kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara

Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari

Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga

Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa

Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu

Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta





Aku tanpa Mu


 Seperti burung yg terbang dengan satu sayap
Mampu melintas awan. tapi dengan rasa sakit yg tak tertahan
Seperti gelap malam yang hanya di temani bulan, tanpa bintang.
Tanpa rasi yg membentuk gugusan-gugusan indah
Mampu temani jiwa-jiwa sepi meski tanpa keindahan sempurna

Seperti mentari yg kekurangan cahaya
Tak mampu menghangatkan meski mampu tuk sedikit menerangi
Seperti aku yang kehilangan setengah nyawa
Masih mampu berdiri meski raga terlalu rapuh
Terselip segumpal luka dalam senyumku
Kehilangan yang teramat perih, perih, sangat perih
Tersiksa batin, tersiksa hati, tersiksa seluruh jiwa-jiwaku.





Taman rashidah

 Pertama kali kau ku cinta
Pertama kali ku di luka
Kini aku menjadi tanda
Sebuah kubur cinta

Ku berjalan di dalam hujan
Mencari api yang terpadam
Namun sudah sekian lama
Hanyalah gelap gelita

Sebagai satu kenangan
Ku ciptakan satu taman
Rashidah Utama
Sebuah kubur cinta

Ku berpijak nyata di sini
Tak tercapai bintang di langit
Ku siramkan airmata
Pada darah cinta
Sebagai hiasan taman ini

Rashidah Utama
Sebuah kubur cinta
Rashidah Utama
Sebuah kubur cinta

Biarkanlah aku di sini
Menjadi nisan cinta ini
Izikanlah aku mengenang
Dirimu oh! Sayang



Cinta tidak akan pernah diketahui kedalamannya sampai (merasakan) jam-jam perpisahan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar