Selasa, 15 Januari 2013

puisi hati


                          

 

                                   Aku bukan Malaikat

              ===============================================
 
Tegak tegar menatap langit,
teriakan keras memecah sepi,
bayangan indah dimasa lalu,
cerita cinta yang pernah tertulis,
semua hancur oleh coretan tinta hitam,
pikiran melayang saat kaki mulai lumpuh,
menapaki jalan terjal dan tandus,
rumput kering disamping kaki yang seolah pasrah pada kematian,
mengingatkan diri pada derita yang kini dialami,
air mata menetes ditanah tandus dibawah terik matahari,
Ruang Hati Tanpa Tepi apa yang aku harap untuk saat ini apa yang aku pinta untuk nanti apa yang aku simpan untuk esok pagi apa yang tersisa dihati juga apa yg kutunggu setelah malam berganti ku tak tahu… aku tidak disini disuatu tempat, tidak disini ini ruangku, kosong tanpa tepi ini paradeku, hanya kusendiri ini perlintasanku dalam perih aku, tanpaku, tanpamu… hanya kusendiri… ku tak ingin yang lain ku tak ingin kisah yang lain ku tak ingin rindu yang lain ku tak tahu apa yang aku harap saat ini kosong, hanya lautan dengan badai kosong, hanya jarak-jarak yang tak terjangkau dalam mimpi kosong, hanya aku, tanpamu, sendiri… aku tak ingin apapun tidak juga aku, tidak juga kau… ku hanya ingin sesaat denganmu sesaat tuk lepaskan bebanku rinduku, kehilanganku, juga tangisku sesaat tuk sadari kau disitu… kau ada untukku tidak karena aku tapi karenamu sebagai bukti betapa lemah dan tiada berarti,
jiwa yang dulu tegar kini melemah,
hati yang dulu bahagia kini penuh dengan kesedihan,
saat derita terasa sangat menyiksa,
aku hanya bisa berdoa kepada sang kuasa, maafkanlah aku telah mengecewakan dia,
membuatnya menangis,
dan menggoreskan luka disisa hidupnya,
semoga dia bahagia dialam sana,
walau air mata bukanlah jawaban,
apalah dayaku aku tak bisa berbuat apa-apa,
aku hanyalah manusia yang penuh akan dosa,
diri ini hanya bisa berkata aku bukan malaikat.


                                  Hati yang disakiti

                ==============================

Malam itu ku lewati dengan separuh perasaan
segenggam angan yang melambung tinggi
setinggi bitang yang ku pandang
tak ada yang salah dengan itu
meski aku tau itu tidak realyta
terkadang aku merasa lebih menyakitkan realyta
dari hal yang aku bayangkan sebelum terjadi
rasa kurang percaya dari apa yang telah terjadi
perasaan mengeluh dengan yang dialami
dramatis dan sangat dilema
tersisih dan diasingkan dari orang banyak
dianggap berbeda miski sama dengan yang lain
menangis disaat semua orang dalam bahagia
tertawa disaat orang telah melewati hari itu
menyendiri dan menjauh dari hidupnya
menerima walau ku tau itu salah
berdiam diri meski telah tersakiti
mengalah meski di persalahkan
air mata tak bersahabat lagi
hingga ia juga enggan keluar
hati yang penuh kelembutan kini keras
hingga tak lagi mampu kululuhkan
berusaha tegar walau badai menghadang
dan kini aku pasrah dalam sujud
menahan segala jalan yang terjal berliku
kini aku lelah menyakinkan segalanya
berharap waktu kan menjawabnya
ku lewati dan ku nikmati saat itu
ku tersenyum walau bibir diam terkatup.

                                          Bunga Hati

                     ==========================

Seliran angin malam,,terselimuti kabut hitam…
berdiam diri di bawah naungan hati yang tersakiti..
menerima arti dari sebuah kenyataan apa yang telah kini aku rasakan..
dulu kamu yang begitu indah dalam tahta hati ini,,
kini pergi dan tak mungkin kembali lagi…
tapi aku yakin meski kehidupan sekarang
aku tak bisa bahagia dengan bunga yang selalu ku sirami air surga hati..
aku yakin bahwa di kehidupan kedua nanti aku bisa dengan nya lagi…
selamat jalan bunga hati..
tenanglah kau di sana..
dan tetaplah kau tersenyum bahagia dengan pilihan yang kamu punya…

                                    Perjalanan Cinta
                    ============================

Hari demi hari berlalu d hiasi keindhan bunga cinta yg tlah kt tabur b’sma….
Sedari awal, hti ini hx untkmu
tak mampu b’paling menjauh p’g tatkala sntuHan lembut bibirmu sLAlu menyapa hari-hariku…
Senyum d bi2r ini menambh kceriaan yg kw brikn untkq bak LOrong khdupan ini hx mlik kt b’dua…
Smuax mlai goyah
hati tak sanggup lg menahan gejolak rasa yg smakin membara…
Keegoisan dtg silih b’gnti
kehadiranx m’mbwt tnda tx besar d hti ini
akanKah smua b’akhr karnanya???
Qt’diam, b’fkr sjenak mencri tw sebab yg tk kunjung t’jawab…
Hanya TUHAN tmpatq b’sndar
m’mbwt hti ini tentram
kala pikiran menerawang jauh akan drimu yg tlah b’ubh..
Akhrx, masa t’sulit tlah b’lalu
kini kw hdir dgn cita dan cinta yg bru
tak akan ada yg abadi d dunia ini
tp kw mmpu myakinkanq kalau ‘aq tak sLah t’lah memilihmu’
terima kasih cintaQ!!….


                            Bahagia Bersama Cinta Matiku

          =========================================

Perjuangan yg begitu berat sayang..
Begitu banyak krikil tajam yg tlah ku lewati
demi cinta dalam jiwa yg slalu membara
untukmu, hanya untukmu ku bertahan.
Kemarin cinta membahagiakan jiwa,
tapi hari ini kau beri ku curiga,
yg esok pasti ku merasa luka,
dan lusa menjadi kenangan lara..
Detik melewati menit,
menit melewati jam,
jam melewati hari,
hari mengitari bulan dan mengisahkan kita.
lembaran demi lembaran tlah terpenuhi oleh cinta kita
Ada bahagia,
ada duka,
ada rindu,
ada cemburu,
tertulis indah dalam hidup ku.
Terkadang diri ini begitu kuat menahan segala amarah..
Terkadang pun aku lemah tak berdaya menerima cinta..
Tapi Terus ku jalani, meski lelah
dan tetap ku mencinta dengan penuh harapan,
aku bisa
“bahagia bersama cinta matiku”

                                 Cinta yang Tak Abadi
                         ========================


Diatas pelaminan yang indah, kau bersanding dengannya
Aku menangis karna terluka, mengapa bukan aku yang bersamamu?
Ketika semua impian musnah begitu saja, aku tak sanggup melihat ini semua
Ketika bahagiamu membuat luka untukku
Tak pernah ku tahu semua takdir cintaku seperti ini
Mimpi bagiku ketika lara sebuah hidup menghampiri
Kau begitu bahagia bersamanya, seolah kau tak melukaiku
Hancur harapanku ketika semua cinta tlah ku berikan padamu
Disaat kebahagianmu dengannya tlah tiba, kau tlah mulai melukaiku
Disaat hari itu hari yang indah buatmu tapi bagiku hari yang menghancurkan batinku
Dimanakah cinta yang dulu ada untuku, hingga kau tak tahu aku menangisi semua ini
Hampa hatiku dari hancurnya cinta, semua kan menjadi sunyi
Tuhan …
Tak sanggup aku bertahan, ketika ku lihat dia bersama orang lain
Tak sanggup aku menahan tangis, ketika semua bahagianya jadi derita ku
Akankah semua ini akan berlalu, ketika semua haarpan itu menjadi masa laluku
Beri aku sinar pengkuat dariMu, ketika aku mulai rapuh akan cinta
Beri aku jalan yang benar dariMu, ketika aku mulai mengingat cinta masa laluku
Jangan buat semua jadi harapan palsu, tapi buat semua jadi pembelajaran hidupku
Ketika semu masalah tentang cinta akan ada akhir yang indah buatku dan semua.



                                       Hati Ini Milikmu

                        =========================

Seperti ingin mengejekku………
Diatas bukit bulan bersinar separuh
Sinarnya terbiaskan oleh rasa sepiku
Hingga diujung Resah Rindu ini menumpuk
Sungguh….
Aku menunggumu bukan sekali ini
Bahkan jauh…
Jauh sebelum musim semi bergulir
Hingga kini….
Aku masih bertahan untukmu
Meski waktu telah membuatku rapuh
Takkan lagi aku berlari menjauh
Sebab hati ini telah terpatri untukmu
Selamanya, hati ini milikmu.




Kesakitan dan Perih


Waktu begitu cepat bila kebahagian datang
Namun begitu pelan jika kepedihan datang..
Detik detik yang kujalani
Seperti sehari aku rasakan
Kepedihan yang kurasakan …
Dan sakit yang kuderita….
Seprti aku berjalan mendakigunung …
Yang dipenuhi duri duri yang tajam….
Begitu berat untuk melangkah…
Dan begitu sakit untuk terus berjalan….
Darah disetiap langkahku….
Tak henti henti keluar dari luka luka
Yang tergoreskan oleh duri duri yang aku lewati….
Namun aku terus melangkah….
Dengan sisa sisa tenagaku…..
Keindahan yang aku inginkan….
Kebahagian yang aku mimpikan….
Dari lembah kegelapan ini….
Mungkin hanya khayalan….
Dan tak mungkin terjadi….
Ketika semuanya datang….
Dengan mudahnya mereka pergi…
Menyisakan semua hal yang tak indah….
Kamu, dia dan dirinya…
Hanya benalu dalam hidup ku….
Selalu membawa kehancuran…
Dalam setiap sudut ruang dalam hatiku….


Namamu

Mungkin kau tak pernah tahu apa yang kutulis disini
Yang terkadang tak tereja di setiap syairnya
Yang takkan pernah selesai kurangkai untukmu
Dan tak tak pernah lelah kugoreskan di tiap aksaranya
Hingga kata yang kupintal menjadikan namamu

Izinkan aku mencintaimu meski dalam goresan pena
Aku ingin mencintaimu layaknya mentari
Yang bergulir sempurna dari kanan ke kiri
Aku ingin mencintaimu seperti udara
Yang tak terlihat namun dapat kau rasa

 Mungkin bagimu rinduku tak kasat mata
Rindu yang tak terbaca yang tak kau pahami maknanya
Biarkanlah aku simpan dan kurajut dalam hati Tentangmu...
Pada sedikit kisah hidupmu yang pernah kau bagi cerita
Pada sekeping hatimu yang rela kutumbuhi bunga
Tentangmu...
Namamu yang selalu menggetarkan sekeping hatiku...




Ruang hati tanpa TEPI 

apa yang aku harap untuk saat ini
apa yang aku pinta untuk nanti
apa yang aku simpan untuk esok pagi
apa yang tersisa dihati
juga apa yg kutunggu setelah malam berganti

ku tak tahu…
aku tidak disini
disuatu tempat, tidak disini

ini ruangku, kosong tanpa tepi
ini paradeku, hanya kusendiri
ini perlintasanku dalam perih

aku, tanpaku, tanpamu…
hanya kusendiri…

ku tak ingin yang lain
ku tak ingin kisah yang lain
ku tak ingin rindu yang lain
ku tak tahu apa yang aku harap saat ini

kosong, hanya lautan dengan badai
kosong, hanya jarak-jarak yang tak terjangkau dalam mimpi
kosong, hanya aku, tanpamu, sendiri…

aku tak ingin apapun
tidak juga aku, tidak juga kau…
ku hanya ingin sesaat denganmu

sesaat tuk lepaskan bebanku
rinduku, kehilanganku, juga tangisku
sesaat tuk sadari kau disitu…

kau ada untukku
tidak karena aku
tapi karenamu



Menagis Lagi kamu seakan hilang
timbul tenggelam
ku cari ku sibak waktu
dengan kata dengan suara
kau hanya sepatah bersua
apakah ini artinya kau telah lupakan aku?
melangkah tanpaku?
meninggalkan diriku?

aku hanya hancur..

kutitipkan semua pesan ini dalam kata
semoga kau membaca...
aku disini terus mencintaimu
meski ternyata tak kau indahkan aku
aku lelah
aku ingin menyerah
kau tinggalkan diriku
meski pernah berucap takkan hilang dariku
kini aku sendiri
tak lagi berpikir kau akan kembali
aku hanya ingin mati membawa cinta ini
hingga kuberpegang tetap dengan senyum











Tidak ada komentar:

Posting Komentar